tersudut lagi
di antara dua dinding itu
salah apa aku?
ketika semuanya tertumpah begitu saja tanpa apa
tubuhku basah, sebasah-basahnya
tertinggal hanya tubuh yang menggigil
memojok di sudut lagi
menelan ludah sendiri pun sulit
apa lagi berteriak
rahang terkunci begini
kaki membelenggu sendiri
sayap belum tumbuh
untung nafas masih sempat
walau berat dan sepat
dia datang begitu saja
memporak-porandakan yang ada
merusak yang telah rapi
membuyar yang telah isi
masa dibiarkan saja
tarseret mati nanti
sekarang
tunduk menghina hingga tak hingga
hitam pekat semua
senang padahal dilarang
binar padahal salah
aku harus apa?
sayap belum tumbuh....
bogor, september '11 (22.52)
No comments:
Post a Comment
please, tinggalkan comment kamu :)